Serial tweet 18 Maret

Assalamu’alaikum.. apa kabar temen2, ketemu lagi di rabu 15 maret 2015. Malam hari. Semoga lagi waspada di linimasa.

Rendy mohon maaf, kemarin malem yang sulung minta ditemenin maen dan bobo cepet, jadi gk sempat ngetweet berbagi ke temen2.

InsyaAllah kumpulan2 tweet2 saya, ada di web resmi @kekebusana di keke-busana dot com

Alhamdulillah malam ini bisa berbagi lagi ke temen-temen. Moga inspirasi sederhana ini bermanfaat.

Otak dan hati kita butuh nutrisi. Inspirasi salah satunya. Dengannya jiwa kita memiliki energi kembali.

Sebaik-baik inspirasi adalah inspirasi yang menggerakkan. Semoga temen2 tergerakan untuk melangkah dgn benar.

Saya berterima kasih atas respon temen2 atas tweet saya. Bahkan temen2 banyak meng chirp dan mentabulasikannya. Thx a lot.

Serial tweet saya kemarin tentang substansi bisnis memberi #value. Malam akan saya bahas lebih dalam lagi.

Bismillah — #BisnisJalanKebaikan —

Dua hari yang lalu, saya menjelaskan bahwa bisnis sejatinya adalah berbagi manfaat lewat produk yang ditawarkan.

Waktu kita jualan obat herbal, kita gak jualan obatnya, tapi kita menjual khasiat dari obat.

Karena khasiat itulah orang mau bayar, orang mau bayar harganya. Market mau membeli. Karena obat bawa khasiat.

Jika setelah herbal dikonsumsi, pengaruh pun tak ada, maka market tidak akan membeli lagi. Maka jelas, yg market beli itu khasiat.

Jika anda jualan bakso, orang ya beli baksonya, mau beli enaknya, mau beli nyamannya makan di outlet anda.

Karena ada enak, ada nyaman, ada suasana yang menurut market sesuai dengan kebutuhan, maka market mau bayar.

Jadi, market sebenernya gak beli bakso, mereka membeli rasa bakso, suasana, kenyamanan outlet.

Yang jual bakso banyak, tapi gak semuanya orang mau beli, karena gak semua bakso rasanya enak. Sekali lagi, market beli rasa.

Begitu juga waktu kita jualan baju. Orang beli baju bukan sekedar untuk nutup tubuh. Tapi orang beli keindahan.

Orang beli kenyamanan, enak tidak dilihat, style bajunya lagi in ato nggak. Ada persepsi “keren” yang ditawarkan.

Maka itulah sejatinya yang market beli, selain memenuhi kebutuhan sandangnya, market beli keindahan, kenyamanan, dan temen2nya.

Nah.. disini yang temen2 pebisnis gak sadar. Maka sejatinya proses bisnis adalah proses kebaikan.

Selama produk anda legal dan halal, maka proses bisnis anda adalah jalan kebaikan. Anda sdg memberikan manfaat kpd sesama.

Semangat bahwa bisnis adalah proses memberikan manfaat kepada sesama adalah rahasia perusahaan2 besar dunia.

Semangat microsoft adalah menghadirkan komputer setiap satu rumah.

Kalo anda sezaman dengan saya, saya sempat kursus WS spread DOS layar biru.

Untuk membuat tulisan center saja, kita harus menghitung jumlah kolom. Gak efisien sama sekali.

Namun dengan adanya microsoft word, hidup kita jadi mudah. Memformat tulisan center tinggal tekan satu button. Selesai

Bayangkan, betapa manfaat yang dibawa oleh bill gates. Gak heran kalo misalnya: microsoft dibajak sana sini, om Bill ttp kaya.

Kaya atau uang, menjadi efek samping. Karena, setelah memang bisnis anda membawa manfaat, orang pasti mau bayar.

Ini yang ingin saya bangun dalam benak para pengusaha. Mari alihkan obsesi bisnis : dari menumpuk kekayaan, menjadi memberi manfaat.

Setiap kita berjuang menjual produk, sejatinya kita sedang menawarkan pertolongan ke market. Kita ingin memenuhi kebutuhan mereka.

Adapun mengapa market harus bayar, agar proses bisnis kita bisa lestari, dan kebermanfaatan ini bisa lestari.

Toh juga, berbelanja adalah fitrah manusia. Manusia juga tidak begitu suka memenuhi kebutuhan secara gratisan. Ini natur nya.

Hujamkan dalam hati, bahwa jualan produk kita hari ini adalah jalan memberi manfaat pada orang. Ditolak kita happy, dibeli kita happy.

Hujamkan dalam hati, lelahnya kita membangun bisnis ini adalah perjuangan kita membangun kebermanfaatan.

Lelah yang ditujukan kebaikan akan membawa bahagia dan kepuasan di hati. Bukan nestapa lelah yang tak berarti.

Hujamkan dalam hati, setiap perjuangan membangun bisnis, adalah pengabdian kita dalam kehidupan.

Di Buku @duakodikartika terbitan gramedia, saya menulis hal ini di chapter terakhir : chapter 40, obsesi kami.

Inilah rahasia saya dan keke people mau bekerja diatas rata-rata orang lain bekerja, karena inilah pengabdian kami.

Inilah rahasia Bunda Tika, mentor kami dan juga pemilik keke busana, bisa tidur 2-3 jam sehari. Karena membangun keke adalah pengabdian.

Ada ribuan tukang jahit, baik internal maupun mitra maklun, yg terlibat dalam bisnis kami.

Ada 384 agen terdaftar dibseluruh Indonesia, yang aktif berjualan baju keke.

Ada ratusan ribu anak-anak Indonesia, yang setiap tahun berlebaran dengan Baju keke busana.

Ada ratusan warga bojong gede, yang menjadikan keke sebagai jalan hadirnya rezeki dari Allah.

Kerja bisnis adalah kerja pengabdian. Kerja bisnis bukan hanya kerja menghadirkan uang. Memberi manfaat lebih menarik.

Moga manfaat. Alhamdulillah.. —- end —-

iklan 2 kodi kartik

 

Rendy Saputra
Menjadi Direktur KeKe Busana, tidak menghalangi Rendy Saputra untuk menjadi pembicara publik di bidang manajemen, industri dan pengembangan diri. Kang Rendy juga menjadi host di acara TV “Mentoring Bareng Kang Rendy” di YMTV. Anda bisa terhubung dengan Kang Rendy lewat twitter dan email berikut.
KeKe Colour Festival
Serial Tweet Dua Kodi Kartika jumat, 13 maret 2015

Comments