Membentuk Selera Pasar ala NET TV

Oleh : Rendy Saputra – Managing Derector of KeKe Busana

belajar dari net (1)

Beberapa waktu yang lalu, ramai kita lihat di TV, acara goyang joged massal mearnai layar kaca di Indonesia. Setelah lewat masanya, layar kaca kemudian dipenuhi kembali dengan trend acara kontes bernyanyi. Semua stasiun TV pun beramai-ramai mengadakan kontes bernyanyi.

Itulah industri pertelevisian kita hari ini. Kita tidak bisa juga menyalahkan mereka mentah-mentah, akrena industri konvensional TV sangat tergantung pada rate and share. Semua bergantung pada seberapa banyak penonton yang melihat. Ada yang rate, ada uang. Pengiklan mengukur nilai belanja iklan dari rating sebuah tayangan.

Namun, tidak semua stasiun TV punya gaya demikian. Sebuah TV Swasta hadir dengan gaya yang melawan arus : NET TV.

belajar dari net (1)NET TV hadir dengan semangat pembaruan di dunia pertelevisian. Content program yang berkelas dihadirkan ke tengah pemirsa. Visualisasi nan eleganpun dijadikan pilihan. NET TV berani hadir berbeda, seakan tidak mau mau mengikuti aliran selera pasar.

NET TV hadir dengan konsep yang berbeda. Ia seakan berada di jalur mainstream selera pasar hari ini. Namun perlahan, NET TV berhasil membuat arus baru pemirsa. Yaitu pemirsa NETIZEN, para pengguna Internet.

Menghadirkan program ON AIR yang terintegrasi dengan Social Media di dunia maya merupakan salah satu cara NET mengedukasi pasar. Ikatan pemirsa menjadi lebih kaut dan viral di socmed menggerakkan orag untuk tergerak menonton.

***

Saat kita berbisnis, kita bisa memilih untuk denderung mengikuti apa mau market, atau kita balik : kita akan didik selera market, agar mengikuti apa yang kita mau.

Apakah pilihan Anda? Membentuk pasar? Atau dibentuk pasar?

“berbisnis seperti mentabuh gendang, biarkan pasar menari mengikuti tabuhan” [KR]

Rendy Saputra
Menjadi Direktur KeKe Busana, tidak menghalangi Rendy Saputra untuk menjadi pembicara publik di bidang manajemen, industri dan pengembangan diri. Kang Rendy juga menjadi host di acara TV “Mentoring Bareng Kang Rendy” di YMTV. Anda bisa terhubung dengan Kang Rendy lewat twitter dan email berikut.
Meniru dan Berinovasi
Mereka pun Kerja Keras

Comments