Rendy Saputra's photo.

Tepatnya kemarin malam, seperti biasa, Saya mengamati Group MelekFinansial. Saya menyimak pertanyaan demi pertanyaan yang ada di wall group. Salah satunya adalah pertanyaan dari Mas Abdul Mustaji.

Saya tidak ingin membahas pertanyannya, karena pertanyaan dan jawabannya hanya dapat difahami oleh mereka yang sudah menyelesaikan 32 track video Melek Finansial. Namun yang ingin saya angkat adalah tentang bagaimana respon dari Mas Abdul.

Setelah dia melangkah untuk mengikuti arahan dalam pengajaran, Mas Abdul pun mulai membangun neraca bisnisnya. Melalui fasilitas Japri dia sampaikan hasil pencatatannya. Dan darisanalah ia mulai mengakui betapa mengkhawatirkan bisnis yang ia jalankan.

Efek scoreboard memang begitu, ketika semuanya mulai terukur, tidak sedikit pengusaha yang makin gelisah dan deg deg an dengan bisnisnya. Pemikiran ini pun terkadang menyerang saya secara pribadi,

“makanya ren, gak usah diajarin hitung-hitung, nanti tambah takut, biarin aja mereka berdagang alami, yang penting semangat dulu”

Apa iya benar demikian?

*****

Di dunia kesehatan kita mengenal general check up. Kita diminta puasa dalam beberapa jam, lalu darah kita diambil. Kemudian air seni kita pun di test. Tekanan darah di cek. Dan tak jarang kita diminta tes treadmill untuk dicek performa jantung.

Setelah medical check, angka-angka pun tertera di hadapan kita. Ternyata kolestrol tinggi, kadar gula membahayakan, daya pompa jantung menurun dan hal-hal mengerikan lainnya.

Pertanyaan Saya, apakah Anda kemudian menyesal telah melakukan general check up? Tentu tidak.

Pertanyaan kedua, apakah Anda gelisah dengan hasil cek kesehatan Anda? Tentu Anda gelisah. Dan gelisah itulah yang akan menggerakkan Anda untuk menjaga makan dan olah raga.

Tidak semua gelisah itu buruk. Kadang kita butuh gelisah positif agar diri ini mau berubah.

*****

Kembali ke bahasan, selang beberapa hari dari meluncurnya Modul Melek Finansial, beberapa member sudah mulai merapikan neraca bisnisnya. Ada yang terkaget-kaget ketika melihat equity bisnisnya minus. Ada pula yang akhirnya mengetahui bahwa profit bisnisnya kecil sekali. Ada juga yang kemudian sadar bahwa ternyata bisnis yang ada sekarang bertahan dengan suntikan dana pribadinya.

Angka-angka itu menggelisahkan…
Angka-angka itu mengerikan…
Angka-angka itu bikin sulit makan…

Perintah Saya sebagai mentor hanya 1 : HADAPI!!!

Anda ini pebisnis, jangan lari dari angka. Yang Anda jalankan adalah olah raga angka. Bisnis adalah tentang mencetak angka, lalu membelanjakan angka, lalu menyimpan angka, menggeser angka, dan memutarnya dalam neraca.

Tolong, hadapi angka-angkamu, semengerikan apapun bentuknya. Contohlah Mas Abdul, dia telah melewati kengerian tersebut, namun Saya yakin, kengerian itu akan membawa Mas Abdul melesat, karena saat ini dia adalah pilot yang mampu membaca dial di cockpit, dia tidak lagi terbang buta.

Rendy Saputra
CEO KeKe Busana
Http://teraskeke.com/

Mentor di www.MelekFinansial.co

Dapatkan tulisan Saya dan informasi seputar menumbuhkan bisnis dengan mendaftarkan diri ke http://bit.ly/zidclub

Rendy Saputra
Menjadi Direktur KeKe Busana, tidak menghalangi Rendy Saputra untuk menjadi pembicara publik di bidang manajemen, industri dan pengembangan diri. Kang Rendy juga menjadi host di acara TV “Mentoring Bareng Kang Rendy” di YMTV. Anda bisa terhubung dengan Kang Rendy lewat twitter dan email berikut.
TRILOGI PENGARUH PEMIMPIN
HARGA SETARA NILAI, MUNGKINKAH?

Tagged on:                                             

Comments